google-site-verification=vPNmk_gAkH4QjBYcT5qlXQQihAeYK0QhhybUOmS39S0
Kaleng Kerupuk Mini - Cetakan Kue - Aneka Loyang - Klakat / Kukusan - Kotak Surat - Standing Ashtray - Ember Mini - Peralatan Dapur - Perlengkapan Kantor - Perlengkapan Rumah
Beranda » Artikel » Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia!

Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia!

Diposting pada 25 May 2019 oleh admin | Dilihat: 109 kali

Apa kue yang tersaji saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di rumahmu? Pasti tak jauh dari kue-kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, dengan berbagai variannya. Penyajian kue-kue kering memang identik dengan Lebaran di dalam masyarakat Indonesia.

Kue Nastar

Namun, menurut Fadly Rahman, seorang sejarawan yang khusus mengamati bidang kuliner, mengungkapkan fakta yang mengejutkan. Penyajian kue kering sebagai hidangan Lebaran sebenarnya tidak dikenal di masyarakat Indonesia tempo dulu. Mereka menyajikan kue-kue yang berbeda.

“Kue-kue kering baru dikenal masyarakat kita di era kolonial Belanda,” ujar Fadly, seperti dikutip KompasTravel. Lalu, penganan seperti apa yang disajikan masyarakat kita saat Lebaran, sebelum kue-kue kering diperkenalkan. “Ya seperti kudapan-kudapan daerah yang sudah kita kenal, seperti  opak, apem, rengginang,” ujar Fadly.

Asal mula kue nastar

Pengajar Program Studi Sejarah di Universitas Padjajaran ini menambahkan, kue-kue kering pertama kali diproduksi di Indonesia oleh orang Belanda.”Bagaimana prosesnya bisa menjadi hidangan Lebaran, itu tidak bisa dilepaskan dari interaksi sosial budaya masyarakat bumiputera, masyarakat Islam Indonesia, dengan orang-orang Eropa,” ujar Fadly.

Pada masa abad ke-19 hingga abad ke-20, pengaruh budaya Eropa dalam hal kuliner banyak diserap oleh masyarakat Indonesia. Di antaranya aneka kue kering itu. “Dari namanya itu sudah jelas kalau bukan nama Indonesia,” ujar Fadly.

Rangginang; camilan asli Indonesia

Sejak saat itulah, sebagian masyarakat Indonesia mulai terpengaruh budaya kuliner Belanda dan mengalami perubahan selera. Bahkan, menyajikan kue-kue kering di hari Lebaran juga dapat menunjukkan derajat sosial seseorang.

Saat itu, masyarakat Indonesia menengah ke atas sudah tak mau lagi menyajikan makanan-makanan tradisional yang terbuat dari sagu, tepung beras, tepung ketan, dan lain sebagainya.

“Masyarakat Indonesia mulai merasa kue tradisional itu tidak awet, sedangkan kue-kue kering bisa disajikan berhari-hari, berminggu-minggu akan tetap awet, termasuk dalam momen Lebaran,” ujar Fadly. Meski demikian, saat ini tak hanya masyarakat menengah ke atas saja yang dapat menyajikan kue kering saat Lebaran. Harganya yang terjangkau dan alat produksinya yang semakin mudah ditemui membuat sajian ini dapat dinikmati siapa saja.

Bagikan informasi tentang Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia! kepada teman atau kerabat Anda.

Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia! | Kampung Kaleng

Belum ada komentar untuk Ternyata ini kue lebaran asli Indonesia!

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Toples Stainless Undak 1 Set

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 245.000
Ready Stock / PR10
Rp 245.000
Ready Stock / PR10
QUICK ORDER
Loyang Bolu Lipat Ukuran 10 cm

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 3.500
Ready Stock / LY04
Rp 3.500
Ready Stock / LY04
QUICK ORDER
Loyang Kue/ Roti Sobek

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 22.500
Ready Stock / LY25
Rp 22.500
Ready Stock / LY25
SIDEBAR

Kampung Kaleng:

Kamurang RT 02/07 No. 5 Puspasari Citeureup Bogor 16810

EMAIL:

Email: admin@kampungkaleng.com
Website: www.kampungkaleng.com

CUSTOMER SERVICE:

081392660009 (Whatsapp + Telp.)
087884888909 (Whatsapp)
08159029109 (Whatsapp + Telp.)